“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi saran menuju pola hidup yang lebih baik, lebih sehat,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan senam sehat dan Car Free Day (CFD) di Balai Jagong ini juga diramaikan dengan adanya klinik konsultasi asma, stand-stand makanan, perpustakaan keliling, komunitas renang dan seluruh masyarakat Kudus.
“Silakan yang merasa punya gejala, pernah terpapar dapat konsultasi ke dokter, kegiatan ini juga melibatkan ikatan dokter paru-paru cabang Kudus. Kita perlu apresiasi kegiatan ini karena bisa berkumpul dalam rangkaian peringatan hari asma sedunia,” ungkap Hartopo.
Sebagai informasi, penyakit asma merupakan kondisi dimana saluran pernapasan meradang, menyempit dan membengkak, serta menghasilkan lendir berlebih sehingga menyulitkan tubuh bernapas.
Dalam kondisi ringan, asma bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Sedangkan dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan serangan yang mengancam jiwa.
