Harga Telur di Kudus Tembus Rp 31 Ribu, Pedagang Mengeluh Rugi

Ilustrasi./Telur. (ELANG)

Senirah sendiri belum mengetahui faktor kenaikan harga telur tersebut, mengingat pasokan masih mencukupi.

“Saya juga nggak tau kenapa harganya kok bisa jadi segini,” tukasnya.

Senada, pedagang telur di Pasar Bitingan Kudus, Irma mengatakan bahwa harga telur saat ini menyentuh Rp 31 ribu perkilo. Akibatnya, pedagang pun mengeluh sepi pembeli sejak adanya kenaikan harga ini.

Bacaan Lainnya

“Untuk pasokan dari peternak masih lancar, tapi harga telur naik sepertinya karena permintaan tinggi untuk pembagian bansos,” tuturnya.

Irma mengaku, semenjak kenaikan harga, penjualan telur di pasar sangat merugikan pedagang. Pasalnya, daya beli masyarakat menurun hingga berdampaj pada penjualan yang turun hingga 30 persen lebih.

Sementara itu, Ngatmi salah satu pembeli, mengaku keberatan dengan naiknya harga telur tersebut.

“Padahal saya punya anak, yang memerlukan protein atau gizi kan biasanya dari telur, tapi karena naiknya yang cukup tinggi ya, jadi terpaksa mesti saya kurangi,” ungkapnya.

Ngatmi juga berharap Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas terkait dapat menormalkan kembali harga telur.***