“Jangan sampai kita retak. Kita harus bersatu, jangan jadikan perbedaan politik yang lima menit di TPS lalu terbawa sampai 5 tahun kedepan,” ucapnya.
Haedar Nasir mengungkapkan, tidak ada arahan tertentu kepada warga Muhammadiyah pada Pemilu 2024. Menurutnya, masyarakat sudah mengetahui dengan sendirinya tentang ujaran ke arah moral.
Pihaknya mencontohkan, seperti warga Muhammadiyah harus selalu berpartisipasi dalam politik dengan memilih pemimpin yang baik dan amanah.
“Warga Muhammadiyah tidak boleh abstain. Jangan golput atau tidak memilih sama sekali,” tegasnya.
Lalu, warga Muhammadiyah juga harus menjadikan proses pemilu itu sebagai kekuatan untuk integrasi menyatukan bangsa. Tak kalah penting, warga muhamadiyah agar menjadikan pemilu untuk membawa kemajuan bangsa.
Oleh sebab itu, Haedar Nasir meminta agar seluruh masyarakat Muhammadiyah di Indonesia untuk ikut mensukseskan Pemilu 2024 mendatang. Salah satunya dengan memanfaatkan hak pilih sebaik mungkin dan tidak golput. ***
