Edi juga mengungkapkan untuk lolos ke tingkat Jateng tidak mudah karena di Kabupaten dilakukan seleksi terlebih dahulu.
“Dan alhamdulillah memperoleh juara 1 tingkat Kabupaten, padahal secara persiapan didalam lomba sangatlah kurang, mengingat sebelum membuat karya ilmiah dan portofolio melakukan tugas ke luar kota. Sehingga persiapan lomba hanya 1 hari saja,” kata Edi kepada Zonanews.id baru-baru ini.
Kendati demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Edi sebagai perwakilan Guru MAN 1 Kudus.
Edi berharap kedepan bisa lebih maksimal lagi di dalam lomba GTK tingkat Nasional dan membawa nama baik MAN 1 Kudus.
“Selain itu, akan saya tingkatkan lagi persiapannya dan lebih mematangkan project saya yang bernama Tol Electricity,” pungkasnya.***
