Ia menilai, kebiasaan ini juga dapat menjadi langkah efektif dalam menekan penggunaan bahan bakar.
“Ayo kita biasakan Selasa Bersepeda. Selain menyehatkan, ini juga bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan dan upaya menghemat energi,” ujar Sam’ani.
Menurutnya, gerakan ini tidak harus dilakukan secara serentak atau dengan jarak jauh. Masyarakat dapat menyesuaikan dengan kondisi masing-masing, yang terpenting adalah konsistensi dalam menjalankannya.
“Kami ingin masyarakat memulai dari hal kecil. Bersepeda bisa menjadi kebiasaan positif jika dilakukan secara rutin, sehingga berdampak bagi kesehatan dan lingkungan,” imbuhnya.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat dan ramah lingkungan semakin meningkat, sejalan dengan upaya mewujudkan Kudus yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.***
