Geger Aksi Catcalling di Alun-Alun Kudus, Hartopo Pastikan Segera Ditindak

Gambar tangkapan layar sejumlah pemuda yang berkerumun di Alun-Alun Kudus. (Instagram @explorekudus)

Dengan demikian, MS berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, untuk segera menindaklanjuti.

“Meskipun itu ruang publik tapi kaum perempuan juga butuh ruang aman dan nyaman. Apalagi saat berkendara,” pungkasnya.

Lebih lanjut, MS mengatakan, bahwa kejadian ini juga akan berimbas ke pedagang kaki lima (PKL) di sekitar. Karena perempuan akhirnya tidak berani jajan atau berhenti di lapak PKL sekitar alun-alun.

Bacaan Lainnya

“Satpol PP juga harus mulai patroli lagi mengingat covid pun belum selesai. Kok ditambah kelakuan begitu,” terang MS.

Sedangkan untuk para kerumunan yang meresahkan tersebut, MS mengungkapkan, bahwa apa yang dilakukan mereka merupakan catcalling atau tindak kejahatan kekerasan seksual verbal serta psikis.

“Tentu saja, saya merasa gak nyaman, terganggu, bahkan terteror. Karena terdapat nuansa seksual dalam ucapan, komentar, atau siulan mereka. Sebagai perempuan saya juga membutuhkan ruang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Bupati Kudus HM Hartopo. (ELANG)

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan bahwa dirinya baru mendapatkan informasi tersebut dari wartawan zonanews.id. Hartopo juga menyampaikan bahwa dirinya akan segera menindaklanjuti melalui Satpol PP.

“Tentunya nanti akan kita tindaklanjuti melalui Satpol PP Kudus. Biar ada penegakan-penegakan melalui aturan yang lebih baik. Sehingga mereka yang meresahkan lebih beretika dalam bersikap khususnya di ruang publik,” kata Hartopo kepada zonanews.id, Minggu, 21 Agustus 2022.

Lebih lanjut, Hartopo menyayangkan adanya tersebut, pasalnya Kabupaten Kudus dinilai sebagai tempat yang religius dan dipenuhi banyak santri. Bupati berharap, kedepan masyarakat Kudus harus lebih bersikap bijaksana dan tidak merugikan orang lain apalagi di tempat umum.***