Dengan demikian, diharap laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kudus di tahun 2024 mendatang dapat tumbuh mencapai 3,5 persen.
“Semoga dengan recovery UMKM yang semakin membaik dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kita di tahun mendatang,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Disnakerperinkop-UKM Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati menyebut, kegiatan Gebyar UMKM Expo Kudus akan diselenggarakan selama 3 hari, mulai tanggal 15-17 September di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.
Selain ikut serta dalam peringatan Hari Jadi Kota Kudus, kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka merayakan Hari UMKM Nasional.
Lebih lanjut, Gebyar UMKM Expo Kudus 2023 menghadirkan peserta dari 9 Kecamatan dengan menampilkan produk unggulan UMKM yang dimiliki.
“Terdiri dari pelaku UMKM bordir, batik, tenun, ecoprint, konveksi, makanan minuman, serta Bumdes binaan instansi dan stakeholder terkait,” sebutnya.
Ditambahkannya, selain pameran UMKM, kegiatan Gebyar UMKM Expo Kudus tahun 2023 juga dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya lokal yang dapat dinikmati pengunjung selama berjalannya kegiatan.
“Meliputi tari, fashion show, dan live musik dari SMP-SMA/SMK di Kabupaten Kudus,” imbuhnya.
Usai membuka Gebyar UMKM Expo Kudus tahun 2023, Bupati Kudus Hartopo beserta Forkopimda Kudus menyempatkan diri mengunjungi stan UMKM sekaligus mengeksplorasi beragam produk yang dipamerkan. ***
