Berdasarkan data yang tercatat hingga hari ini, Selasa, 5 Maret 2024, sudah ada 2.648 kasus penemuan suspek TBC. Yang terdiri dari kasus TB Sensitif Obat (SO) sebanyak 447 orang, dan TB Resisten Obat (RO) sebanyak 6 orang.
“Total suspek saat ini ada 2.648 kasus atau sudah ditemukan 17,1 persen kasus suspek dari target di 2024 itu sebanyak 12.869 kasus penemuan suspek,” jelasnya.
Upaya skrining kesehatan pun terus dilakukan, baik menyasar keluarga pasien maupun secara acak. DKK Kudus juga melakukan pendampingan terhadap pasien TBC, baik TBC SO selama 6 bulan ataupun pasien TBC RO yang selama 2 tahun.
“Pengobatan harus tuntas dan sampai sembuh, dan kita upayakan agar pasien tidak kambuh lagi atau minim kambuh,” tandasnya. ***
