Sedangkan untuk kasus kematian bayi, terjadi karena beberapa faktor. Antara lain, penyakit bawaan, berat badan lahir rendah (BBLR), dan lahir kurang umur atau prematur.
“Penurunan jumlah kasus AKI dan AKB ini ada langkah-langkah yang baik, harapan kami semua sudah berporses sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Pihaknya pun menegaskan kembali kepada masyarakat, untuk rajin memeriksakan kehamilannya. Layanan bagi ibu hamil di puskesmas telah disediakan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sebanyak enam kali. Dimana, dua pemeriksanaan diantaranya adalah pemeriksaan USG.
“Harapan kami, ibu-ibu di Kudus itu memeriksakan USG. Bisa datang ke puskesmas, di kita kan ada layanan. Dengan demikian bisa mnurunkan angka kematian ibu dan bayi,” terangnya. ***
