“Yang dibangun nanti difokuskan ke atap yang rusak itu, yang satu lokal kelas dan samping-sampingnya yang terdampak,” katanya.
Untuk diketahui, atap ruang kelas 3 di SD Negeri 6 Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus mengalami ambruk pada Minggu, 25 Februari 2024 sore lusa. Akibatnya, para siswa diungsikan ke ruang guru untuk proses pembelajarannya.
Saat peristiwa, kondisi bangunan atap yang ambruk nampak mengkahwatirkan. Genteng dan konstruksi kayu bagian atas kocar-kacir dan membuat ruang kelas tidak dapat difungsikan. Beruntung saat kejadian, sekolah sedang libur.
Namun, sebelumnya siswa kelas 3 memang telah diungsikan ke ruang guru untuk kegiatan pembelajarannya. Lalu, pasca peristiwa terjadi untuk kelas 1 dan 3, membeberkan bahwa siswa di dua kelas tersebut juga ikut diungsikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mencegah para siswa mendekati ruang kelas yang rusak. ***
