“Mari kita jadikan pemilu tahun depan menjadi gelaran pemilu aman, damai, dan lancar meski beda pilihan. Selain itu, mari kita berupaya meninggalkan budaya buruk money politics,” ajaknya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus Mohammad Fitriyanto mengatakan, dalam upaya menyukseskan pemilu dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen yang ada.
“Perlu adanya kerja sama dan support dari berbagai elemen, mulai pemerintah hingga organisasi kemahasiswaan,” katanya.
Pihaknya berharap organisasi kemahasiswaan mampu menjadi duta dalam pemilu yang akan dilaksanakan tahun depan dengan cara turut memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menyukseskan pemilu.
“Diharap adik-adik dapat menjadi duta dalam pemilu untuk turut serta mensosialisasikan kepada masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Sebagai informasi, terdapat sebanyak 79 orang mahasiswa yang mengikuti sosialisasi tersebut, meliputi organisasi dari HMI, PMII, Dema IAIN Kudus, BEM UMK Kudus, BEM UMKU, dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kudus.**
