Cerah dan Dekoratif Warnai Pameran 279 Karya Lukis Kaligrafi Siswa SMP

Guru Seni Budaya M Sukarno bersama salah satu siswi pelukis kaligrafi SMP 2 Gebog Kudus (Foto: mad)

Dia sengaja mengajarkan kaligrafi dekoratif yang jauh lebih bisa diterima siswanya dibandingkan kaligrafi abstrak dan riil.

“Kaligrafi dekoratif, memberikan kesempatan siswa untuk menuangkan ide dan ekspresinya ke dalam karyanya. Cirinya berwarna-warni. Ayat yang dituliskan juga terserah kepada mereka,” katanya.

Dia berharap, kemampuan kaligrafi yang diajarkan kepada siswa dapat bermanfaat untuk masa depannya.

Bacaan Lainnya

Dua siswi pelukis kaligrafi yang ditemui media ini yakni Indah Dwi Noviana (15) dan Rania Rizka Aulia (14),‎ siswi kelas 9E SMP Negeri 2 Gebog, mengatakan sebagai pemula mereka membuat lukisan kaligrafi itu selam empat bulan.

“Kira-kira sekitar empat bulan saya menyelesaikan kaligrafi ini,” ujar Indah.

Dia bersama temannya senang, kegiatan seni tersebut karena menjadi pengalaman baru bagi mereka.

“Kami diminta memasang harga pada karya kami di pameran ini, tapi kami bingung tak tahu berapa harga yang pantas,” ujarnya malu-malu.

Namun Indah sengaja mengosongkan harga pada karya kaligrafinya karena masih bingung menetapkan harga. Padahal beberapa temannya ada yang memasang harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per buah.

“Saya bingung mau jual harga berap‎a, jadi saya kosongkan,” jelasnya. (Mad)