Pihak pengelola juga rutin memberikan imbauan agar pendaki selalu berhati-hati ketika naik ke puncak.
“Kali ini kami memaksimalkan yang sudah ada, sehingga nanti manajemen bisa lebih baik lagi,” ujar Munaji.
Berkaitan dengan SOP pendakian ini pun akan kembali disampaikan lagi kepada pengelola puncak pendakian maupun pemerintah desa di sana.
BPBD Kudus sangat berharap, pendakian ke puncak pegunungan Muria makin nyaman dan aman bagi semua pendaki. Dengan adanya SOP, semuanya bisa tertata lebih baik.
Sebelumnya, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris yang meninjau langsung jalur pendakian ke puncak pegunungan Muria menegaskan bahwa keselamatan adalah hal terpenting dalam setiap aktivitas pendakian.
Penting untuk mematuhi peraturan serta memastikan perlengkapan pendakian terpenuhi. Kepada pihak pengelola, Bupati minta agar jalur pendakian dan fasilitas keamanan dicek berkala.
Sam’ani juga mendorong penambahan fasilitas pendukung, seperti papan peringatan di titik rawan, pos pengawasan tambahan, bahkan mengusulkan penggunaan gelang GPS untuk memudahkan pencarian jika terjadi kasus pendaki hilang atau tersesat.***
