Selama proses penelitan yang berlangsung selama 45 hari tersebut, semuanya berjalan dengan lancar serta dinamis. Masyarakat Kecamatan Dawe juga antusias dan bersedia menjadi responden dengan memberikan data secara jujur dan lengkap kepada tim peneliti dari UMKU.
Kepala Puskesmas Dawe, Sugeng Riyadi, S.Kep., Ners., MM, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan penelitian yang dilakukan tim dosen UMKU. Pihaknya menegaskan bahwa Puskesmas Dawe sangat mendukung penelitian yang dilakukan.
“Selain memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manajemen perilaku terhadap hipertensi, hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat menjadi literasi bagi tenaga medis dalam memberikan edukasi kesehatan kepada pasien,” ujarnya.
Ia melanjutkan, penelitian ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor penghambat manajemen diri hipertensi, tetapi juga memperkuat peran perawat sebagai fasilitator edukasi kesehatan di masyarakat.
Hasil penelitian nantinya diharapkan mampu membantu pasien mengenali dan mengatasi hambatan yang mereka hadapi dalam pengelolaan tekanan darah sehari-hari.
Sebagai informasi, berdasarkan profil kesehatan Kabupaten Kudus tahun 2023, wilayah kerja Puskesmas Dawe tercatat memiliki angka kejadian hipertensi yang cukup tinggi pada penduduk berusia ≥15 tahun.
Kondisi ini berdampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, ekonomi, dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, penelitian dosen menjadi langkah nyata UMKU dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan edukatif.***
