“Untuk Pemecahan Rekor Muri Tari Kretek nanti dimulai sore sekitar pukul 15.00 WIB, tapi untuk gladi bersihnya tanggal 21 (Februari 2025),” tambahnya.
Selanjutnya, pada Minggu malam, 23 Februari 2025, akan digelar pertunjukan barongsai. Revli menyampaikan, pertunjukan ini dihadirkan untuk menghibur para pengunjung yang datang di Pekan Raya Tradisi Dandangan.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi dari berbagai pihak, Dandangan 2025 diharapkan mampu menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus.
“Harapannya, dengan berbagai agenda yang disusun dalam Tradisi Dandangan ini bisa memberikan kenangan yang baik di masyarakat, serta menggeliat perekonomian di Kabupaten Kudus,” tandasnya.
Untuk diketahui, Tradisi Dandangan merupakan warisan budaya dari Sunan Kudus yang dikenal dengan pemukulan bedug di Masjid Menara Kudus sebagai tanda awal Ramadan. Selain nuansa budaya, kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran pekan raya.
Lokasi pekan raya Tradisi Dandangan akan terbentang dari Jalan Sunan Kudus hingga Perempatan Jember mulai 19-28 Februari 2025. Selain lapak PKL, pekan raya ini biasanya juga akan diramaikan dengan berbagai wahana permainan anak-anak. ***
