Namun, jika ada orang luar pasar yang melakukan aksi premanisme di Pasar Kliwon, Sam’ani mengarahkan agar segera melaporkan kepada petugas keamanan pasar atau langsung melaporkan ke pihak yang berwajib atau polisi.
Salah satu pedagang di Pasar Kliwon, Krisna mengungkapkan bahwa memang benar ada sejumlah petugas yang meminta THR setiap tahunnya menjelang Lebaran. Baik itu dari petugas kebersihan, keamanan, bahkan pegawai penarik retribusi.
“Kalau pegawai memang tidak saya kasih kan mereka sudah digaji pemerintah. Tapi kalau kebersihan dan kuli memang saya kasih karena mereka kan sudah berkerja dan menjaga toko saya,” katanya.
Krisna mengaku tidak nyaman dengan adanya hal tersebut. Terlebih kondisi Pasar Kliwon yang saat ini masih dalam kelesuan. Sehingga, Ia berharap untuk tahun-tahun mendatang tidak ada aksi serupa di pasar setempat.
Sementara itu, Kabid Pasar pada Disdag Kudus, Albertus Harys Yunanto menyebut bahwa pihaknya telah memperingatkan kepada para petugas agar tidak meminta apapun kepada pedagang, termasuk THR menjelang Lebaran.
“Kami juga mengimbau kepada pedagang agar kalau tidak ingin mengasih, jangan ngasih. Kalau tidak nyaman, bisa laporkan kepada kami,” tandasnya. ***
