“Semoga bantuan ini dapat membantu perbaikan rumahnya sehingga aman dan nyaman untuk ditempati,” harapnya.
Tak lupa, dirinya mengimbau kepala desa setempat untuk mengakomodir wilayahnya yang memiliki potensi rawan longsor untuk dilakukan penanggulan permanen. Masyarakat pun diminta untuk melakukan pelaporan langsung terkait potensi wilayah rawan longsor pada kepala desa setempat agar masukannya dapat ditampung.
“Saya minta masyarakat memberitahu pada bu kades agar bisa mengakomodir wilayahnya yang berpotensi longsor untuk dilakukan penanggulan atau pemberian talud di tebing yang rawan longsor, barangkali ada anggaran nantinya,” pesannya.
Jumlah bantuan RTLH yang diserahkan pada Sukirman dan keluarga sebesar 17,5 juta rupiah. Hal itu disebutkan oleh Wakil Ketua Baznas KH. Ma’ruf Sidiq usai prosesi penyerahan bantuan.
“Ada sejumlah 17,5 juta rupiah bantuan yang kami berikan. Semoga dapat membantu merenovasi rumah tinggalnya,” ungkapnya.
Sementara itu, raut wajah haru sekaligus bahagia terpancar dari Sukirman ketika menerima bantuan RTLH. Dirinya mengaku bersyukur dengan adanya bantuan tersebut. Ucapan terima kasih pun tak luput diucapkan pada Bupati Hartopo dan Baznas Kudus.
“Alhamdulillah, kami ucapkan terima kasih pada Pak Bupati dan Pak Yai Ma’ruf yang mewakili Baznas Kudus. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memperbaiki kerusakan rumah akibat longsor,” ungkapnya penuh haru.***
