“Kita harus siaga terus, terlebih lalu lintas di sini luar biasa. Dari Demak ke Kudus lalu lintasnya padat,” ujar Bupati Sam’ani.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kudus itu pun menyoroti adanya sampah di Sungai Serang yang menumpuk di Bendung Wilalung. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus untuk menjaga kebersihan, sebab sungai bukan tempat pembuangan sampah.
Sementara itu, Operasional dan Pemeliharaan Bendung Wilalung, Sugeng Hartanto menyampaikan, makin besar elevasi sungai makin besar kekuatan tanggul. Namun ketika elevasi rendah, kekuatan tanggul juga makin rendah.
Bersama rekan-rekannya yang bertugas, Sugeng terus memantau pergerakan air sungai di Bendung Wilalung. Total ada 4 petugas yang berjaga bergantian selama 24 jam.***
