“Mengetahui genteng warga berjatuhan ke tanah, kami langsung memberikan bantuan genteng untuk warga,” jelas dia saat ditelepon media ini, Minggu, 14 Agustus 2022.
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika angin puting beliung kemarin itu, tidak hanya menimpa warga Desa Glagahwaru saja. Namun, sebanyak 63 atap rumah warga Desa Undaan Kidul juga mengalami hal serupa.
“Jadi kemarin itu ada seribu lima ratus genteng dibagi untuk dua desa yang menjadi korban,” jelasnya.
Masih kata Munaji, atap yang mengalami kerusakan parah di Desa Glagahwaru berada di RT 6 RW 1.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, dari kejadian itu empat orang yang menjadi korban amukan puting beliung kaget atau syok.***
