“Kami sudah siapkan tandon di sana, secara berkala kita kirimkan air. Selama ini, kami berkerjsama dengan relawan dari Sidorekso,” ucapnya.
Mundir menyampaikan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG), cuaca panas ekstrem ini akan berakhir sampai pertengan November 2023.
Kendati demikian, pihaknya menyebut bahwa BPBD Kabupaten Kudus akan terus menyiagakan kebutuhan air bersih bagi daerah yang masih rawan terjadi kekeringan. Khususnya di wilayah Kecamatan Kaliwungu.
“Ini Alhamdulillah, wilayah yang kekeringa sudah mulai berkurang. Kemarin ada di Glagahwaru, Undaan, ini sudah ada irigasi masuk,” tuturnya. ***
