Putut berharap, bantuan ini dapat meringankan beban hidup buruh pabrik rokok dan meningkatkan semangat mereka dalam beraktivitas sehari-hari.
Pencairan BLT tahap kedua direncanakan akan dilakukan pekan depan, dan akan disalurkan langsung oleh Pj Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie. Dinas Sosial berharap proses ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Program BLT untuk buruh rokok ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi penerima manfaat dan berfungsi sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami ingin bantuan ini menjadi dorongan bagi pekerja rokok untuk terus berkembang dan berkarya,” tambahnya.
Penerima BLT diharuskan memiliki KTP Kudus dan bekerja di perusahaan yang berlokasi di daerah Kudus.
Selain itu, Pemprov Jateng juga memiliki program serupa, sehingga beberapa buruh akan menerima BLT dari APBD Kudus dan sebagian dari APBD Provinsi Jateng. ***
