Menurut Endro, salah satu faktor penyebab yang membuat Persiba bermain kurang maksimal karena keinginan menang yang terlalu menggebu, membuat tim tidak tenang.
“Evaluasi dan catatan banyak sekali. Secara statistik sebenarnya kita unggul, tapi secara mental anak-anak kurang sabar sehingga belum bisa memanfaatkan peluang. Keinginan tinggi untuk menang, saya lihat malah justru mempengaruhi performanya,” ujar Endro.
Walau demikian, di laga terakhir babak 32 besar melawan tuan rumah Persiku Kudus nantinya, tim Persiba Bantul akan tetap bermain sungguh-sungguh.
Meski ada 4 pemain inti Persiba Bantul yang harus absen karena cedera dan akumulasi kartu, mereka akan tetap menampilkan permainan terbaiknya.
“Kami akan koordinasi dengan fisioterapi, semoga pemain inti bisa kembali bermain, sehingga kami bisa menampilkan yang terbaik dan semoga Persiba Bantul diberi kemenangan,” ungkapnya.
Harapan yang sama juga disampaikan salah satu pemain dari Persiba Bantul nomor punggung 5, Kahlil Gibran.
Dirinya berterima kasih kepada para suporter Persiba Bantul yang datang menonton langsung ke Stadion Wergu Wetan Kudus. Gibran meminta maaf karena hasil pertandingan sore ini kurang maksimal.
“Maaf karena hasil kurang maksimal, semoga berikutnya kami bisa mendapat poin penuh,” harapnya.***
