“Paling tidak ada sekitar seribu KK di 5 RT yang terdampak jika tanggul jebol. Juga sawah warga ikut terdampak nantinya,” terangnya.
Disinggung pembersihan manual, pihak desa bersama warga sekitar sudah mulai mengurai sampah yang menumpuk. Tapi tidak bisa maksimal.
Untuk itu, pihak desa membutuhkan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan sungai.
“Karena sampah yang menumpuk itu seperti kayu-kayu, bambu, pohon besar yang menyangkut di bawah jembatan ini. Kalau dibersihkan manual sulit,” ungkapnya.
Atas kejadian yang berulang ini, pihaknya berharap pihak-pihak yang berada di sepanjang aliran Sungai Piji untuk tidak membuang sampah ke sungai. Setiap orang perlu memiliki tanggungjawab masing-masing untuk menjaga kebersihan sungai agar tidak berdampak pada wilayah bawah.***
