Berawal dari Resep Bude, Antarkan Produk Sambal di Kudus hingga Tembus Pasar Internasional

Produk produk Sambal Dhe Jum milik Bambang Widijanto Stanley. (MIA)

Setelah itu, Ia pun semakin percaya diri untuk memproduksi sambal tersebut secara massal, hingga akhirnya banyak pelanggan yang ikut mempromosikan produk miliknya dari mulut ke mulut. Tak tanggung-tanggung, produk sambalnya bisa sampai tembus pasar internasional.

“Pertama kali itu ke Hongkong pada tahun 2021. Terus setelah itu muali ke Makau (Tiongkok), Guangzhou (Tiongkok), Singapura, Arab Saudi, dan Cina,” kata Stanley.

Sedangkan pemasaran di dalam negeri, kata Dia, sudah menyasar berbagai wilayah, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bali dan lainnya. Produk sambal miliknya juga bisa ditemukan di beberapa toko oleh-oleh di Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

“Kita sambalnya Cuma satu varian, yaitu original. Tapi levelnya pedasnya ada tiga. Untuk harganya satu botol ukuran 200 gram itu Rp 28 ribu,” terangnya. ***