Bedah Poster Danangsu: Oknum Buntung Negara Buntung

Danangsu sedang menggambar poster 'Oknum Buntung Negara Buntung' yang berhasil menyabet juara 3 dalam lomba desain poster 'Bersama Gempur Rokok Ilegal’ tahun 2022. (ELANG)

“Seolah-olah sebenarnya ada oknum tersebut yang meraup keuntungan dengan bisnis-bisnis ilegal tersebut, tetapi ia tidak tersentuh,” jelas Danangsu saat ditemui, Jumat 2 September 2022.

Danang menambahkan, poster yang identik dengan warna ungu, merah, hijau pun memiliki filosofi.

“Kenapa saya memilih warnanya itu, karena memang warna tersebut sebagai ciri khas dan warna gelap juga menggambarkan kesan kelam sebagi pesan mengenai bisnis haram itu,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus ini mengaku, memiliki hobi menggambar sejak SD. Itu pun, kata dia, bukan karena belajar dari seseorang. Melainkan belajar sendiri atau secara otodiak.

Tidak hanya menggambar melalui digital, Danangsu yang juga tergabung dalam Kudus Street Art juga seringkali menampilkan karyanya di ruang-ruang seni seperti “Kudus Art Week” 2022.

Dengan gambar karya-karya tersebut, Danangsu ingin menyalurkan hobi sekaligus menyampaikan luapan emosi dan sarana bercerita kepada masyarakat luas.

“Saya ingin menunjukkan bahwa sebetulnya ada jalan untuk lebih peduli. Karena itu, harapannya dengan karya ‘Oknum Buntung Negara Buntung’ masyarakat bisa lebih aware,” tandasnya.

Selain itu menurutnya, peran Bomber (sebutan pemural) di Kudus sudah cukup kritis, tetapi belum disampaikan secara masif.

Karena itu, Danangsu berharap dengan terselenggaranya agenda ‘Bersama Gempur Rokok Ilegal’ tahun 2022, diharapkan menjadi wadah khususnya bagi seni visual. Selain itu, semoga bisa meningkatkan kesadaran dan rasa kritis pemuda di Kudus. ***