“Ini untuk pengajuan resmi ke dinsos belum ada, tapi yang menghubungi saya secara pribadi sudah banyak sekali,” tuturnya.
Kendati demikian, Satria masih mengharapkan untuk orangtua kandung sang bayi bisa terketuk pintu hatinya, dan menjemput kembali buah hatinya. Bagaimana pun juga, anak merupakan anugerah dari Tuhan yang wajib dijaga.
Lebih lanjut, Satria menerangkan bahwa bayi yang telah diserahkan ke Panti Wiloso Tomo Salatiga, segala kebutuhannya nanti akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Tengah melalui panti asuhan tersebut. Termasuk proses adopsi.
“Nanti kalau memang ada yang mau untuk proses adopsi, ada prosesnya pengangkatan melalui lembaga,” tukasnya.
Untuk diketahui, bayi tersebut ditemukan pertama kali dalam kondisi terbungkus selendang warna ungu di dalam kardus dan masih terdapat tali pusar. Bayi laki-laki itu pun kemudian dibawa ke RS Mardirahayu untuk perawatan lebih lanjut. ***
