Bawaslu Bersama KPU Sinergi Pastikan Logistik Kebutuhan Pemilu 2024 di Kudus Sesuai

Bawaslu Kudus melakukan pengawasan terkait logistik berupa tinta Pemilu yang telah diterima Kabupaten Kudus untuk kelancaran Pemilu 2024 mendatang. (dok. Istimewa)

Setelah dilakukan pengecekan, Septy mengatakan bahwa ada 6 buah botol tinta yang bocor.

Selanjutnya, untuk meelengkapi jumlah yang dibutuhkan, dilakukan penukaran tinta yang bocor dengan tinta cadangan. Sehingga tinta cadangan yang awalnya 10 buah, tersisa menjadi 4 buah botol tinta.

Dengan adanya pengawasan ini, Septy menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kedatangan logistik sudah sesuai dengan kebutuhan Pemilu 2024. baik dari sisi jumlah maupun jenis apa saja yang dibutuhkan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pengawasan ini juga untuk memastikan kesiapan logistik. Mulai dari kesiapan gudang yang aman dan representatif sampai dengan nanti surat suara dan perlengkapan lainnya untuk logistik didistribusikan ke masing masing TPS.

“Bawaslu dan KPU senantiasa bersinergi dan berkoordinasi dalam tahapan logistik ini, dan pengawasan ini adalah salah satu bentuk pencegahan yang dilakukan oleh Bawaslu terhadap terjadinya kerawanan dari segi pengadaan logistik,” jelasnya.

Terlebih menurutnya, logistik ini merupakan alat untuk konversi suara yang mempunyai peran sentral dan strategis sebagai salah satu aspek yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu.***