Lebih lanjut, bahkan ada beberapa diantara mereka itu tengah bersembunyi di dalam kamar mandi kos. Akan tetapi, lantaran kartu identitasnya itu di tinggal di kamar kos, akhirnya mereka ketahuan oleh petugas.
“Ada yang sembunyi di kamar mandi tadi. Karena KTP dan tasnya tergeletak di kamar ya kami tunggu saja sampai dia keluar dari kamar mandi kos itu,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, ketiganya dibawa ke kantor Satpol PP Kudus untuk menandatangani surat keterangan supaya tidak mengulangi perbuatannya kembali.
Setelah menandatangani surat tersebut, ketiga muda-mudi itu diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing.
“Kami sangat terbuka dengan aduan masyarakat, penindakan kali ini juga berdasarkan aduan dari masyarakat. Jadi ini dapat mempermudah kami dalam melacak dan menindak penyakit-penyakit masyarakat di Kabupaten Kudus,” terang dia.
Masih kata Kholid, saat melakukan penindakan,pihaknya pastikan tidak ada tebang pilih. Semua tempat-tempat yang berpotensi muncul penyakit masyarakat akan terus dipantau apalagi ini menjelang bulan Ramadan.
