Ia mengungkapkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini kerugian masih kami data bersama pihak terkait,” tambahnya.
Dalam proses penanganan kebakaran, sejumlah instansi turut diterjunkan. Damkar Satpol PP Kudus mengerahkan satu unit armada dengan empat personel.
Pemadaman juga dibantu satu unit Damkar Djarum dengan tiga personel, satu unit Damkar Nojorono dengan empat personel, satu unit Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan empat personel, 10 personel Polri, dua personel TNI, serta perangkat Pemerintah Desa setempat.
Slamet mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang kerap menjadi penyebab kebakaran, terutama pada bangunan usaha maupun rumah tinggal.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan penggunaan peralatan listrik sesuai standar keamanan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tandasnya.***
