Terlebih menurutnya, Kabupaten Kudus dikenal sebagai sentral pergerakan pemuda Muhammadiyah di Jawa Tengah. Salah satu contohnya adalah Ketua dan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammdiyah adalah pemuda dari Kudus.
Sementara itu, Ketua PDPM Kudus periode Muktamar XVIII Aminuddin Abdul Jabbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan yang telah mendukung pemuda Muhammadiyah Kudus selama ini.
“Tantangan ke depan bagi Pemuda Muhamamdiyah di Kudus semakin kompleks, senergitas dengan organisasi pemuda yang lain serta pemerintah Kabupaten Kudus harus terus dibina secara harmonis,” ungkapnya.
Sebab itu, ia akan melakukan banyak pembenahan dalam segala hal agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
“Terutama pada pola kepemimpinan dan organisasi serta menyokong Muhammadiyah secara umum,” katanya.***
