Sebagai Bunda Literasi Kabupaten Kudus, Endhah menambahkan bahwa literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami dan menceritakan kembali isi bacaan dengan cara yang menyenangkan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya membaca, tapi juga bisa mengekspresikan isi cerita dengan gaya mereka sendiri. Ini salah satu cara menumbuhkan daya imajinasi dan kepercayaan diri,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua PKG PAUD Kabupaten Kudus, Ummu Umaroh, menjelaskan bahwa peserta Gebyar PAUD merupakan juara 1 dan 2 dari hasil seleksi di tingkat kecamatan.
Meski belum ada kelanjutan ke tingkat provinsi, para peserta terbaik tetap diberikan apresiasi berupa piala dan uang pembinaan.
“Anak-anak yang menjadi juara di kecamatan kami ikutkan ke tingkat kabupaten. Dari situ kami pilih lagi juara 1 hingga harapan 3 di setiap kategori. Semua peserta yang berprestasi kami berikan penghargaan sebagai bentuk motivasi,” jelasnya. ***
