Agen Waswas Pembeli Lari ke LPG Subsidi : Mending Harga Disamakan

Ilustrasi. Pasokan Gas LPG. (ZONANEWS.ID)

Apabila nanti ada pelanggan yang biasanya membeli gas non LPG ketempatnya berubah membeli gas bersubsidi, maka tidak akan dilayani.

“Saya tidak berani soalnya nanti mengurangi jatah. Kalau mau membeli gas LPG subsidi di tempat saya tidak bisa. Saat ini masih saya menjual yang sudah terdata dulu,” imbunya.

Sejauh ini, ada 250 pelanggan tetap yang membeli gas LPG di tempatnya. Namun, pihaknya tetap khawatir ke depannya akan semakin sulit menjual LPG non subsidi di pasaran.

Bacaan Lainnya

Pada kenaikan harga di bulan Februari saja, dia sudah kehilangan separuh jumlah penjualan.

“Awalnya yang bisa menjual 30 tabung, pas kenaikan bulan Februari kemarin hanya bisa menjual 10. Kalau saat ini belum ada yang membeli gas LPG saat sudah ada kenaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, selama ini pasokan gas LPG yang non subsidi selalu datang tepat waktu dan lancar. Begitu juga pasokan untuk gas melon atau subsidi.

Dia mendapat jatah kiriman gas subsidi selama 6 hari kerja. Pada pengiriman hari Senin-Rabu ada jatah 80 tabung, hari Kamis ada 60 tabung, sedangkan hari Jumat dan Sabtu ada 80 tabung.

“Untuk pengiriman hari Minggu libur, khusus hari kerja saja saya mendapat pasokan gas,” ujarnya.***