Selain pengelolaan sampah, lokasi publik lainnya juga dinilai oleh tim. Halil menyebut, taman kota hingga hutan kota termasuk lokasi yang dinilai oleh tim yang datang.
Untuk hasil penilaian, sampai saat ini pihaknya belum bisa mengetahuinya. Sebab, hingga pertengahan Oktober 2022 ini, tim penilai Adipura diketahui masih melakukan penilaian di wilayah Jawa Tengah.
“Jadi sampai sekarang belum ada konfirmasi lagi,” ucapnya.
Di sisi lain beberapa waktu lalu, Bupati Kudus HM Hartopo berharap piala Adipura bisa kembali dimiliki Kudus. Diharapkan semua elemen masyarakat bisa ikut mendukung dan berpartisipasi agar Kudus bisa kembali mendapatkan penghargaan tersebut. ***
