Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi salah satu tantangan dalam pembinaan beberapa cabor. Cabang olahraga yang membutuhkan fasilitas khusus, seperti aero sport dan dayung, memerlukan dukungan sarana yang memadai agar program latihan dapat berlangsung secara maksimal.
Adapun 41 cabor yang akan memperkuat Kontingen Kudus meliputi akuatik, angkat besi, atletik, barongsai, dancesport, road race, grasstrack, bola basket, golf, hoki, menembak, panjat tebing, pencak silat, sepak takraw, woodball, soft tenis, sepak bola, softball, squash, tenis, tinju, bola voli, karate, biliar, gulat, tenis meja, anggar, gateball, judo, sambo, taekwondo, kick boxing, muaythai, wushu, balap sepeda, bridge, e-sport, hapkido, panahan, tarung derajat, dan bulu tangkis.
Untuk menghadapi Porprov tersebut, Kudus menyiapkan sekitar 524 anggota kontingen. Jumlah itu mencakup 396 atlet yang akan didampingi pelatih serta ofisial.
Humas KONI Kabupaten Kudus Alun Blegoh Sedayu mengatakan, masing-masing cabor yang lolos telah menjalankan program training center (TC) sesuai kebutuhan. Fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi latihan sekaligus meningkatkan kesiapan atlet.
“Sekarang fokusnya adalah memaksimalkan persiapan atlet. Masing-masing cabor memiliki karakter dan program latihan sendiri-sendiri menjelang Porprov,” kata Alun.
Menurutnya, seluruh rangkaian pertandingan akan didukung dengan fasilitas penginapan yang disiapkan panitia Porprov untuk para atlet.
Sementara kebutuhan akomodasi lainnya menjadi tanggung jawab KONI masing-masing daerah peserta.
Pembukaan Porprov Jateng XVII dijadwalkan berlangsung di Stadion Jatidiri, Kota Semarang, pada 25 Oktober 2026. Sedangkan seremoni penutupan akan digelar di Kabupaten Kendal pada 31 Oktober 2026.
“Untuk teknis pelaksanaan, panitia sudah menyiapkan penginapan atlet. Selebihnya, termasuk kebutuhan akomodasi kontingen, akan disiapkan oleh KONI masing-masing daerah,” pungkas Alun.***
