Hadirnya guru penggerak, lanjut Bergas, digadang-gadang dapat menjadi leader dalam mempercepat pencapaian visi misi serta sasaran pendidikan di Kabupaten Kudus agar lebih maju dan berkualitas. Diharapkan, guru penggerak bisa menjasi teladan.
“Teruslah semangat dan tunjukkan bahwa guru di Kabupaten Kudus adalah guru yang berkompeten, kreatif dan inovatif,” tuturnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugraha menyampaikan bahwa hingga saat ini ada 240 guru yang telah menjadi guru penggerak.
Sebanyak 240 guru tersebut meliputi guru penggerak angaktan 5 sebanyak 74 guru dan angakatan 7 sebanyak 166. Diharapkan, 20 calon guru penggerak ini bisa menambah daftar guru penggerak di Kabupaten Kudus.
“Ini lokakarya 7 berarti mereka sudah menempuh pendidikan selama 7 bulan, setelah ini nanti tinggal evaluasi, semoga bisa lolos semua,” katanya. ***
