“Harapannya dengan penanaman pohon dan pelepasan bibit ikan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar sini,” kata Mayjen TNI Achiruddin.

Sementara itu, Communications Director Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara berharap kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, serta Forkopimda Kudus dengan Djarum Foundation terus berjalan baik ke depannya.
“Semoga kolaborasi ini tetap berjalan dan akan membawa bumi kita dalam pelestarian yang berkelanjutan,” ujar Diah Asmara.
Sebagai informasi, TMMD Reguler 125 di Desa Kandangmas Kudus dimulai pada 23 Juli dan ditutup pada 21 Agustus 2025. Sasaran dalam program ini terbagi atas sasaran fisik dan non fisik.
Adapun sasaran fisik berupa betonisasi jalan usaha tani, rehab rumah tidak layak huni, pembuatan jembatan, pembuatan sumur bor 6 titik, rehab tempat ibadah 4 unit, dan jambanisasi 20 unit.
Sedangkan untuk sasaran non fisik, antara lain berupa penyuluhan-penyuluhan tentang bela negara, radikalisme dan terorisme, narkoba, KB-kesehatan, pengembangan UMKM, pertanian, desa tanggap bencana, hingga kamtibmas.
Selain itu, ada pula aksi pencegahan stunting, pemeberdayaan masyarakat, dan pelatihan keterampilan kepada masyarakat.***
